Tampilkan postingan dengan label materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Mei 2018

Tiga Visi Keluarga Surga

Kajian Ramadhan DKM Asy Syifa

RS Pusat Otak Nasional

 

Oleh: Ust. Dr. Wido Supraha (Komisi Ukhuwah MUI Pusat)

 

Di hari kelima Ramadhan 1439 H, mengapa tema kajian yang dipilih adalah tentang keluarga? Adakah kaitan antara keluarga dengan puasa / bulan ramadhan?

 Mari kita lihat QS Al Baqarah ayat 187:

“Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi janganlah kamu campuri mereka itu, ketika kamu beritikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa.”

Pada ayat tersebut tidak hanya menerangkan tentang puasa, namun juga tentang keluarga. Riwayat pada zaman dahulu ternyata tidak diperbolehkannya melakukan hubungan suami istri pada bulan ramadhan. Hingga kemudian Allah swt menurunkan ayat ini:

“Dihalalkan bagimu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istrimu..”

Dan di ayat berikutnya,

“... Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka.”

Istri adalah pakaian bagi suami , begitu juga sebaliknya suami adalah pakaian bagi istri. Pakaian berarti sebagai penutup aurat, melindungi dari panas dan hujan, juga perhiasan dan kehormatan. Maka, suami adalah pelengkap bagi kekurangan-kekurangan istri. Itulah sebabnya dikatakan menikah adalah penggenapan separuh agama.

Kemudian ayat selanjutnya,

“Tetapi janganlah kamu campuri mereka itu, ketika kamu beritikaf dalam masjid.”

Jadi, malam ke 1 sampai malam ke 20 diperbolehkan berhubungan suami istri, berikhtiar untuk mendapatkan anak namun dianjurkan agar pada malam ke 21 dan seterusnya diharapkan fokus ke ibadah yaitu beritikaf mencari lailatul qadr.

 

 

Tiga Visi Keluarga Surga

1. Imam (Pemimpin) bagi orang-orang bertakwa

 “Dan orang-orang yang berkata, “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” QS Al Furqan ayat 74

2. Melahirkan keluarga yang mencintai ilmu dan adab serta menjaga keluarga dari api neraka

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka  yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” QS At Tahrim ayat 6

3. Seluruh keluarga dan keturunan berkumpul di surga

“ Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikitpun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.” QS At Tur ayat 21

“ (Yaitu) orang-orang yang berdoa , “Ya Tuhan kami, kami benar-benar beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka, (Juga) orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar.” QS Ali Imran ayat 16-17

“dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).”  QS Az Zariyat ayat 18

Kedua ayat diatas berbicara tentang waktu sahur yang sangat dianjurkan untuk banyak beristifghfar dan melakukan dialog iman dengan keluarga. Jangan sampai waktu yang berharga tersebut diisi dengan kegiatan sia-sia seperti menonton acara televisi yang didalamnya tidak ada kebaikan.

Wallahu a’lam bishshawwab.

 

Catatan seadanya dari hamba yang banyak kekhilafan. Ditulis ulang dengan sedikit penambahan kalimat, semoga tidak mengurangi atau melebihkan dari yang ustadz sampaikan. Materi yang sangat bagus, nggak nyesel dateng ke kajian kemarin. Sayang cuma sebentar. Di share di blog supaya suatu hari nanti saya dan keluarga bisa membacanya kembali. Semakin menguatkan visi berkeluarga. Kewajiban Ayah dan Bunda adalah menghadirkan generasi terbaik. Semoga Allah berkenan menjadikan saya seorang istri dan seorang ibu dan mewujudkan keluarga surga. Allahumma aamiin

 

“Selama perjalanan menuju pernikahan, tidak ada bekal yang lebih penting untuk engkau persiapkan melebihi niat dan ilmu” Mohammad Fauzil Adhim

Jumat, 02 Februari 2018

Wanita Shalehah, Istri yang Layak Dicintai

Rasulullah saw. pernah memberikan gambaran karakter seorang wanita shalehah, sekaligus istri yang layak dicintai melalui kisah berikut:

Kisah bermula ketika Rasul mengunjungi putrinya, Fatimah Az-Zahra r.a. yang terlihat kepayahan mengurusi keperluan rumah tangganya. Saat itu, Fatimah meminta kesediaan Rasul untuk meringankan pekerjaannya dengan memberikan seorang hamba sahaya. Tetapi, Rasulullah saw. tidak berkenan memberikannya hamba sahaya, beliau malah mendoakan kebaikan bagi Fatimah, sambil menyatakan bahwa istri yang mengurusi keperluan rumah tangganya sebagaimana karakter seorang wanita dalam Islam, yaitu Ummu wa rabbatul bait yang akan mendatangkan keridhaan Allah Swt. Rasul juga memerintahkan Fatimah untuk mengunjungi rumah Fulanah binti Fulan yang dikatakan Rasul bahwa Fulanah itu adalah wanita shalihah calon penghuni surga, agar Fatimah bisa mengambil pelajaran dari kepribadian Fulanah.

Fatimah pun segera menunaikan perintah Rasul itu, sambil menggendong anaknya, Hasan bin Ali bi Abi Thalib r.a. Sesampainya di rumah Fulanah binti Fulan, Fatimah pun mengucap salam, sambil mengetuk pintu. Setelah salamnya terjawab, Fatimah meminta izin yang punya rumah untuk masuk. Tetapi, Fulanah binti Fulan sama sekali tidak mengizinkannya. Ketika Fatimah menanyakan alasannya, Fulanah menjawab, "Engkau datang bersama anak lelakimu, dan sesungguhnya suamiku tidak berkenan kalau ada rajul ajnabi (lelaki asing) di rumahnya, selagi dia tidak ada dirumah."

"Tetapi bukankah Hasan masih kecil dan belum baligh?" tanya Fatimah.

"Betul, Tetapi dia tetap rajul ajnabi bagi diriku. Aku pun harus bersifat amanah atas perintah suamiku."

Maka, kagumlah Fatimah atas pribadi mulia Fulanah binti Fulan itu. Dia pun kembali pulang ke rumahnya, dan menitipkan Hasan kepada Rasulullah saw. Kemudian Fatimah kembali ke rumah Fulanah binti Fulan untuk mengetahui keshalihan wanita yang dijanjikan Rasul sebagai calon penghuni surga tersebut.

Setelah diizinkan masuk ke dalam rumah Fulanah binti Fulan, Fatimah kagum melihat kesibukan Fulanah dalam mengurusi keperluan rumah tangganya. Kemudian, putri Rasulullah saw tertegun melihat di meja makan Fulanah telah tersedia makanan hangat, minuman segar, dan... sebuah cambuk! Fatimah memahami untuk apa makanan dan minuman itu dihidangkan.  Tetapi, untuk apakah cambuk disediakan di atas meja makan?

Saking penasaran atas apa yang dilihatnya, Fatimah segera menanyakan hal itu kepada tuan rumah. Fulanah binti Fulan hanya tersenyum, kemudian menjelaskan bahwa makanan, minuman, sekaligus cambuk itu disediakan untuk suaminya.  Kalau seandainya suaminya itu tidak ridha atas bakti dan pelayanannya sebagai istri, maka ia bersedia untuk dicambuk demi menebus ketidakridhaannya itu. Fulanah juga menyatakan bahwa dia sungguh berharap keridhaan suaminya, karena keridhaan suami adalah keridhaan Allah Swt.

Maka, semakin kagumlah Fatimah Az-Zahra r.a atas kualitas keshalihan Fulanah binti Fulan yag dikatakan Rasulullah sebagai calon penghuni surga itu. Fatimah juga membenarkan apa yang telah dijanjikan Allah dan Rasul-Nya, bahwa sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah, semulia-mulianya manusia adalah yang paling bertakwa, dan sebaik-baik wanita adalah yang paling pintar menyenangkan hati suaminya.



Dikutip dari buku: On Being Great Lover, Menjadi Istri yang Layak Dicintai

Antibiotik (Bagian 4)

II. Antibiotik yang Menghambat sintesa protein

Terbagi menjadi 6:
1. Aminoglikosida
2. MLSK (Makrolida, Linkosamid, Streptogramin, Ketolida)
3. Tetrasiklin
4. Glisiklin
5. Fenikol
6. Oksasolidindion
7. Ansamisin


1. Aminoglikosida
- Manusia juga mensintesa protein, tetapi lebih lambat dibandingkan bakteri
- Obat dapat bekerja pada bakteri sebelum bekerja pada manusia
- Tetapi, karena ini adalah proses yang umum terjadi, maka perlu diperhatikan efek toksik terhadal manusia
- Perlu dilakukan monitoring terapeutik obat
- Semuanya bersifat bakterisid

Spektrum kerja:
- Efek bakterisid yang cepat
- Spektrum kerja luas pada infeksi nosokomial oleh bakteri gram negatif dan infeksi sistemik yang parah
- Kanamisin lebih cepat menimbulkan resistensi
- Nefrotoksik dan toksik pada telinga

Nama dagang: Amikasin, Gentamisin, Tobramisin, Streptomisin, Kanamisin, Netilmisin.


2. MLSK (Makrolida, Linkosamid, Streptogramin, Ketolida)
- Bakteriostatis
- Aktivitas terbatas pada bakteri kokus gram negatif seperti Streptokokus dan Staphilokokus,  juga pada beberapa anaerob.

Spektrum kerja:
- Makrolida : untuk infeksi pernapasan terhadap bakteri S. pneumoniae dan S. pyogenes, Mycoplasma, Legionella. Nama dagang: Erithromisin

- Linkosamid : untuk infeksi kulit oleh bakteri gram positif dan infeksi bakteri anaerob. Nama dagang: Linkomisin, Klindamisin

- Streptogramin : untuk infeksi E. faecalis (VRE) dan MRSA. Nama dagang: Quinupristin/ Dalfopristin, Pristinamisin

- Ketolida : untuk infeksi bronkhitis, sinusitis, S. pneumoniae, H. influenza, M. pneumoniae, C. pneumoniae.


3. Tetrasiklin
- Spektrum luas, digunakan terutama pada infeksi genital (chlamydiae), dan atipikal (Rickettsia, Mikoplasma). Tetrasiklin dapat berdifusi melewati sel dan tulang sehingga tidak direkomendasikan untuk ibu hamil dan anak kurang dari 2 tahun. Nama dagang: Tetrasiklin (kerja pendek), Minosiklin dan Doksisiklin (kerja panjang).


4. Glisiklin
- Kelas terapi baru
- Dikembangkan untuk mengatasi mekanisme resistensi tetrasiklin
- Bakteriostatis
- Spektrum luas
Nama dagang: Tigesiklin.


5. Fenikol
- Spektrum kerja sangat aktif pada banyak bakteri gram positif dan negatif, Chlamydia, Mycoplasma, Rickettsia. Terbatas untuk infeksi salmonella akut. Studi empiris dapat untuk mengobati meningitis,  dapat melewati sawar darah otak dengan baik. Toksisitas tinggi, dapat menyebabkan aplasia sumsum tulang dan berbagai kelainan hematologis. Nama dagang: Kloramfenikol.


6. Oksasolidindion
- Spektrum kerja pada infeksi bakteri gram positif. Efektif terhadap E. faecium VRE, MRSA, dan resistensi obat S. pneumoniae. Nama dagang: Linezolid (Zyvox)


7. Ansamisin
- Dapat bersifat bakterisid atau bakteriostatik tergantung pada organisme dan konsentrasi.
- Spektrum kerja terutama pada bakteri gram positif dan beberapa gram negatif. Digunakan secara kombinasi dengan obat lain untuk mengobati tuberkulosis. Digunakan untuk profilaksis N. meningitidis. Nama dagang: Rifamisin / rifampisin.

Minggu, 28 Januari 2018

Antibiotik (Bagian 3)

I. Antibiotik yang menghambat sintesis dinding sel

1. Beta-laktam
- Semua golongannya adalah bakterisidal
- Tidak toksik (Dapat diberikan dengan dosis tinggi)
- Relatif tidak mahal
- Beta-laktam merupakan asam organik dan mudah larut dalam air.

A. Beta-laktam (Penisilin), berdasarkan spektrum kerjanya:

- Penisilin G (Penisilin alami)
    Aktif melawan bakteri gram positif yang tidak memproduksi enzim beta-laktamase, Neisseria, dan beberapa bakteri anaerob. Nama dagang: Penisilin G

- Penisilin M
    Aktif melawan penisilinase yang diproduksi Staphilokokus. Nama dagang: Oksasilin, Methisilin.

- Aminopenisilin
    Sedikit kurang aktif dibandingkan Pen G melawan Pneumokokus, Streptokokus, dan Meningokokus, tetapi aktif melawan Salmonella,  Shigella, dan P. mirabilis, H. influenzae. Nama dagang: Ampisilin,  Amoksisilin.

- Karboksipenisilin
    Lebih stabil dari hidrolisis enzim beta-laktamase dibandingkan Aminopenisilin terhadap Enterobacteriaceae dan Pseudomonas aeruginosa. Nama dagang: Ticarcillin

-Ureidopenisilin
   Memiliki aktivitas yang lebih besar dibandingkan Karboksipenisilin dalam melawan bakteri gram positif, enterics,  dan P. aeruginosa. Nama dagang: Piperacillin

- Co-drugs ( Beta-laktam yang dikombinasi dengan beta-laktamase Inhibitor)
    Aktivitas tambahan terhadap bakteri yang dapat memproduksi enzim beta-laktamase,  termasuk Staphilokokkus, enterics, H. influenzae dan Bacterioides spp. Contoh: Amoksisilin+Asam klavulanat, Ampisilin+Sulbaktam, Ticarcillin+Asam klavulanat, Piperacillin+Tazobactam.

- Amidinopenisilin
   Penggunaan terbatas hanya pada infeksi urinaria terhadap E. coli.  Nama dagang: Mecillinam

B. Beta-laktam (Cephems/ Sefalosporin), berdasarkan spektrum kerjanya:

- Generasi 1 Sefalosporin (C1G)
    Spektrum sempit, aktivitas baik melawan bakteri gram positif, dan beberapa gram negatif. Dapat diinaktivasi oleh gram-neg beta-laktamase. Nama dagang: Cephalothin, Cefazolin

- Generasi 2 Sefalosporin (C2G)
    Lebih stabil terhadap enzim beta-laktamase sehingga baik melawan bateri gram negatif, tetapi lemah terhadap Staphilokokus. Nama dagang: Cefuroxime, Cefamandole.

- Generasi 3 Sefalosporin (C3G)
    Spektrum lebih luas dibandingkan C1G dan C2G. Aktivitas lemah terhadap bakteri gram positif, namun kuat terhadap Enterobacteriaceae dan Pseudomonas aeruginosa. Nama dagang: Cefotaxime, Ceftazidime, Ceftriaxone.

- Generasi 4 Sefalosporin (C4G)
    Spektrum luas. Nama dagang: Cefepime.

- Oral C3G.
    Nama dagang: Cefixime, Cefpodoxime.

Diantara keempat generasi, tidak ada yang aktif terhadap MRSA atau Enterokokkus.

Generasi Sefalosporin berikutnya: Ceftobiprole, Ceftaroline.

C. Beta-laktam ( Monobactam ).
     Aktif terhadap bakteri gram negatif. Tidak terhidrolisis enzim beta-laktamase.  Nama dagang: Aztreonam.

D. Beta-laktam ( Penems)
    Struktur berbeda dari Betalaktam lain, sehingga Penems lebih tahan terhadap hidrolisis enzim beta-laktamase.
- Carbapenems. Nama dagang: Imipenem, Meropenem, Ertapenem, Doripenem (Baru).
-  Faropenems. Oral. Namun belum disetujui FDA.



2. Glycopeptides

Glikopeptida memiliki struktur kimia yang kompleks, dengan berat molekul yang besar (1500-2000 dalton). Glikopeptida bersifat bakterisidal terhadap semua infeksi bakteri gram positif, namun tidak untuk bakteri gram negatif. Berdasarkan spektrum kerjanya:

- Glikopeptida
MRSA (Methicillin Resistant Staph. aureus), C. difficile, Streptococci, Strep. pneumoniae. Alternatif dari Penisilin G pada infeksi serius. Difusi baik pada semua jaringan. Efek toksisitas tinggi terhadao telinga dan ginjal. Nama dagang: Vancomycin.

-Lipoglikopeptida
Dalbavancin, Oritavancin, Telavancin, Teicoplanin. Semuanya belum disetujui FDA.



3. Fosfomycin
Bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel pada tahap awal dibandingkan Penisilin dan Sefalosporin.

Antibiotik (Bagian 2)

Apa itu antibiotik dan antimikroba?

Antibiotik adalah zat kimia yang dihasilkan dari mikroorganisme yang menghambat pertumbuhan atau mematikan mikroorganisme.

Antimikroba adalah zat kimia yang diderivatisasi dari sumber biologi atau dihasilkan dari sintesis kimia yang menghambat pertumbuhan atau mematikan mikroorganisme.

Berdasarkan sumbernya, antibiotik dibagi menjadi tiga, yaitu:
1. Alami : umumnya bersumber dari jamur. Contoh: Benzylpenisilin dan Gentamisin adalah antibiotik alami. Antibiotik alami umumnya lebih toksik dibandingkan antibiotik sintesis.

2. Semi sintesis : berasal dari bahan alami yang diubah secara struktur kimianya.  Antibitoik semi sintesis dikembangkan untuk menurunkan toksisitas dan meningkatkan efektivitas. Contoh: Ampisilin dan Amikasin.

3. Sintesis : dirancang secara kimiawi di laboratorium. Contoh: Moxifloxacin dan norfloxacin.

Bagaimanakah Antibiotik yang ideal??
1. Target selektif
2. Bakterisidal = membunuh bakteri
3. Spektrum sempit = tidak membunuh flora normal
4. Indeks terapeutik tinggi = perbandingan antara level toksis dan level terapeutik luas
5. Sedikit reaksi merugikan = toksisitas dan alergi
6. Banyak pilihan rute pemberian = IV, IM, dan Oral
7. Penyerapan yang baik
8. Distribusi yang baik ke tempat infeksi
9. Rendah tingkat resistensinya.

Klasifikasi antibiotik

Diklasifikasikan berdasarkan struktur dan fungsi, dibagi menjadi lima:
1. Inhibitor sintesis dinding sel
2. Inhibitor sintetis protein
3. Inhibitor fungsi membran
4. Anti metabolit
5. Inhibitor sintesis asam nukleat.

Sabtu, 27 Januari 2018

Antibiotik (Bagian 1)

Pemakaian antibiotik di rumah sakit sudah menjadi hal yang sangat sering. Mari menyegarkan kembali ingatan masa kuliah kita tentang antibiotik. :)

Sebelum membahas antibiotik, mari kenalan dulu dengan target kita, yaitu bakteri.

Bakteri ada di sekitar kita. Jika berada pada kondisi yang sesuai, bakteri dapat tumbuh dan berkembang. Struktur sel bakteri (dari dalam keluar) yaitu DNA, Ribosom, Membran sitoplasmik, Dinding sel bakteri (Peptidoglikan), Lipopolisakarida.

Bakteri diklasifikasikan menjadi beberapa sistem klasifikasi, salah satu yang banyak digunakan adalah sistem klasifikasi fenotifik pewarnaan gram. Ditemukan oleh H. C. Gram pada 1884, membagi menjadi dua yaitu gram positif dan gram negatif berdasarkan morfologi dan perbedaan hasil pewarnaan. Goresan bakteri diwarnai dengan crystal violet dan iodin, lalu dicuci menggunakan alkohol dan diwarnai kembali dengan safranin. Hasil pewarnaan bakteri gram positif adalah ungu kebiruan sedangkan bakteri gram negatif berwarna merah. Perbedaan tersebut berdasarkan banyaknya peptidoglikan yang dimiliki oleh bakteri gram positif dibandingkan yang terdapat pada bakteri gram negatif. Namun beberapa bakteri seperti mycobacteria (yang menyebabkan tuberkulosis) tidak sepenuhnya terwarnai disebabkan karena adanya kandungan lipid yang tinggi pada peptidoglikan. Alternatif pewarnaan dengan cara Kinyoun atau pewarnaan asam kuat.

Contoh bakteri gram positif:
Staphilokokkus, Streptokokkus, Pneumokokkus, Enterokokkus, Basilus, Clostridia, Corynebacterium, Listeria, dan  Aktinomises.

Contoh bakteri gram negatif:
Enterobacter (E. coli, klebsiella, salmonella, shigella), Pseudomonas, Vibrio (kolera), Legionella, Neisseria, Hemophilus, dan Bartonella.

Contoh bakteri miscellaneous:
Helicobacter, Mycobacteria, Treponemes (Sifilis), Mycoplasma, dan Rickettsia.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Mahabatullah

*Mahabatullah*.
(Hakikat kecintaan kpd Allah)

_Ini adl *Inti* dr keimanan, maka harus direview berulang2._

 
✏Kita dilahirkan sbg manusia yg sempurna adl salah satu bukti kecintaan Allah terhadap kita. Menjadikan kita terlahir dgn nikmat islam.
 

✏Ada manusia yg beribadah:
- agar mendapat imbalan: Ibadahnya seorang pedagang
- karena takut : Ibadahnya seorang budak
- karena cinta : �� ini yg seharusnya ��

✏Hidayah Allah adl hak prerogatif Allah. Namun selama manusia masih berusaha menuju kebaikan maka akan Allah berikan jalan dan cintaNya

✏Oleh karena itu kita harus menumbuhkan rasa cinta kpd Allah.

Berdoa diantara khauf dan roja.
1. Mahabatullah : cinta
2. Khauf : takut
3. Roja : pengharapan

Percaya bahwa bagi Allah segalanya adl mudah.

Cinta kpd Allah adl yang tertinggi. (Imam Ghazali)

QS. 9:24
_Pengampunan (At-Tawbah):24 - Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik._

✏Pembuktian cinta kpd Allah:

1. Banyak berdzikir dalam kondisi apapun
2. Selalu kagum atas kebesaran dan kekuasaan Allah dgn memuji Allah dalam berbagai kesempatan
3. Ridho kepada Allah dgn segala ketentuanNya
4. Pengorbanan di jalan Nya
5. Takut kepada Allah
6. Hal apapun yang kita harapkan hanya dipanjatkan kepada Allah
7. Selalu taat kepadaNya

✏Buah cinta dari Mahabatullah:

* Cinta kpd Rasulullah. Dengan mengikuti sunah rasul dan banyak bershalawat sebagai bukti kecintaan kita.
* Cinta kpd tanah air.
* Cinta kpd sesama manusia, pasangan, atau anak.

*Bagaimana cara menyatukan begitu banyak cinta dihati kita?*

�� *Semua karena Cinta kepada Allah* ��

Semoga bermanfaat.

Minggu, 26 Februari 2017

Berlari menuju Allah SWT

• Allah memerintahkan kepada manusia untuk bergerak.
Bahkan dalam surat al jumu'ah, Allah menyandingkan sholat dengan perniagaan.

Al-Jumu`ah - 9: "Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

 
• Dalam urusan yg terkait dgn akhirat, Allah menyuruh menyegerakan.

•Ibnu qayyim: berlari menuju Allah meliputi 3 hal

1. Dari kejahilan menuju ilmu
Jahil bukan berarti bodoh. Jahil bisa juga pandai/memiliki pengetahuan tetapi tidak mau menerima kebenaran. Karena ilmu bukan sekedar pengetahuan tetapi juga tentang penerimaan kebenaran.

Doa nabi yusuf: penjara lebih disukai

2. Dari malas menuju semangat
Malas sgt berbahaya.
Kita harus menerima perintah Allah dengan semangat.
Harus melawan segala kemalasan dan bersegera dalam melakukan kebaikan. Karena ketika bersegera maka tidak ada ruang untuk setan untuk melemahkan kita.

Jadi kita harus punya jadwal yg tetap

3. Dari sesak dada menuju kelapangan
Sesak dada berarti gundah akan segala hal kehidupan. Bersikap murung dan pesimis apabila ada ancaman dunia.
Padahal ancaman yang hak datangnya hanya dari Allah.

Al quran sudah memberi solusinya: ath thalaq 3.
"Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu."

Dicukupkan, bukan langsung diberi yang kita mau.

Allah adl sesuai prasangka hambaNya.

Selain berlari, Allah juga menyuruh berlomba lomba dalam kebaikan.

Jgn meremehkan kebaikan kecil.
Krn kebaikan2 kecil yang dilakukan setiap hari itu dapat menghindarkan dari maksiat2 .

 

• Perintah Allah dlm menjemput rizki:
Utk urusan dunia hanya disuruh berjalan.

Kerajaan (Al-Mulk):15 - "Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan."

 

Jadi, jangan sampai salah menetapkan prioritas.

Yang seharusnya berlari kita malah berjalan, yang seharusnya berjalan kita malah berlari.
Padahal dunia hanya sementara.

-lingkaran ukhuwah, 250217-

Rabu, 18 Januari 2012

catatan - bagaimana menyentuh hati

Hati adalah tempat kita merasakan segalanya, suka ataupun benci, senang ataupun sedih, bahagia ataupun marah. Dengan hati, kita mengenal, memahami, menyayangi hingga mencintai. Semua hal, positif maupun negative dapat dirasakan oleh indera yang satu ini.
Bisa menyentuh hati seseorang adalah suatu hal yang sangat baik, terutama menyentuh hati oranglain untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan berorientasi kepada Allah (berdakwah). Namun, menyentuh hati bukanlah hal mudah untuk dilakukan, butuh metode dan trik-trik khusus. Mengapa? Ya, karena yang mengetahui isi hati seseorang adalah orang itu sendiri dan Allah. Kita tak bisa membaca bahkan menilai apa yang ada didalamnya.
Dakwah adalah sebuat proses yang bertahap (tadarruj). Dimulai dari sebuah proses bernama ta’aruf (saling mengenal). Mari kita simak sepenggal kisah pengalaman Syaikh Abbas Hasan As-Siisi berikut ini..
Suatu hari di tahun 1951 M. saya berada di pejabat cabang Ikhwanul Muslimin di Jalan Iskandarani, Iskandaria. Lalu ada dua orang datang, yang sudah mempunyai janji dengan salah seorang teman. Saya sambut kedatangan mereka dengan menyebut nama-nama mereka. Tatkala teman yang mereka tunggu itu datang, mereka berkata kepadanya, "Kami tidak mengenalnya sebelum ini, tetapi bagaimana ia mengenal nama kami?" Kemudian saya diajak duduk bersama. Lalu saya berkata kepada keduanya, "Bukankah kalian berdua setiap pagi naik trem dari stesen Rashafah?" Keduanya menjawab, "Ya." Saya berkata, "Saya setiap pagi juga naik trem yang sama." Mereka berkata, "Akan tetapi kami tidak melihat anda bersama kami." Saya berkata, "Kerana saya memakai seragam militer." Keduanya teringat dan tersenyum lalu berkata, "Bagaimana Anda mengetahui nama kami?" Saya berkata, "Saya mendengar salah seorang di antara kalian berkata, 'Selamat pagi, Muhammad,' lalu yang satunya menjawab, 'Selamat pagi, Ahmad.'" Keduanya berkata, "Untuk apa Anda menghafal nama kami?" Saya menjawab, "Jawabannya adalah yang terjadi saat ini." Subhanallah.. ^^
Yang berikutnya adalah menghafal nama. Menghafal nama adalah hal yang penting, karena dari sinilah terjadi interaksi dan lahir sifat saling percaya sesama individu. Ia merupakan langkah awal dan benang pertama yang mengikat hati antar individu. Ia adalah benang yang mengikat bolabola kecil yang berserakan. Setiap orang tentu akan merasa senang jika dipanggil dengan namanya, apalagi dengan nama yang paling ia sukai. (satu dari banyak metode menyentuh hati....)

Tersenyum. Ya, tersenyum adalah salah satu metode pengikat hati, sekaligus sedekah yang mendatangkan pahala.
Sabda Rasulullah "Senyummu pada wajah saudaramu adalah sedekah."

Kemudian, memenuhi hak nya.
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda, "Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain ada enam: jika bertemu maka berilah salam, jika tidak kelihatan maka cari tahulah, jika sakit maka jenguklah, jika mengundang maka penuhilah, jika bersin dan mengucapkan hamdalah maka jawablah (dengan mengucapkan 'yarhamukallah', dan jika meninggal dunia maka hantarkanlah (ke pemakaman)."

Pandangan kasih sayang....
Jika pandangan seseorang yang dipenuhi oleh rasa dengki saja dapat menghancurkan, maka pandangan yang penuh cinta dan kasih sayang juga dapat berpengaruh dalam mengantarkan kepada kebenaran yang akhirnya dapat mempererat barisan dan memperkuat bangunan...

Menyebarkan salam dan berjabat tangan...
Tangan adalah alat yang sangat peka. la dapat mene-rima dan mengirim isyarat-isyarat yang tampak pada wajah atau yang tersimpan dalam hati. Berjabat tangan dapat mengukur jarak antara dua hati. Ada orang yang berjabat tangan hanya untuk basa-basi, ada pula orang yang berjabat tangan hanya sekedar menyentuh. Ada orang yang berjabat tangan, sementara wajahnya tidak mengarah pada orang yang di hadapan-nya, ada pula orang yang berjabat tangan disertai dengan tatapan mata yang sejuk. Berjabat tangan dapat menghapus dosa-dosa.
Diriwa-yatkan dari Al-Barra' ra., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Tidaklab seorang muslim yang bertemu lulu berjabat tangan, kecuali bagi mereka ampunan sebelum mereka berpisah."
Diriwayatkan bahwa jika Rasul menjabat tangan seseorang, beliau tidak melepaskan tangan beliau sehingga orang itulah yang melepaskannya.

Dan melakukan sarana-sarana yang dapat membuka hati...
Sarana-sarana untuk membuka hati mad'u sangatlah banyak.
Rasulullah saw bersabda,
"Orang yang paling dicintai oleh Allah adalah orang yang paling berguna bagi orang lain."
"Sebaik-baik amal perbuatan adalah membuat orang muslim lainnya merasa gembira, atau meringankan kesulitannya, atau membayarkan hutangnya, atau memberinya makan."
"Berjalan menemani saudara seiman dalam rangka menyelesaikan keperluannya lebih saya sukai daripada beri'tikaf di masjid selama sebulan."
"Barangsiapa mampu menahan amarahnya, Allah swt. akan menutup auratnya; barangsiapa mampu menahan amarah yang mestinya dapat ia lampiaskan, maka Allah akan mengisi hatinya dengan keridhaan di hari kiamat; dan barangsiapa berjalan bersama saudaranya seiman dalam sebuah keperluan sehingga keperluan itu terpenuhi, maka Allah akan mengokohkan kakinya pada hari di mana semua kaki tergelincir."

Magnet hati
Orang-orang yang kering hatinya dan berkarat jiwanya, telah Allah nyatakan,
"Kemudian setelah itu hati kalian menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada sungai-sungai yang mengalir darinya, dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air darinya, dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh kerana takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari yang kalian kerjakan." (Al-Baqarah: 74)
Ayat ini telah menjelaskan bahwa batu itu sensitif. Bahkan ia meluncur jatuh kerana takut kepada Allah. Tetapi kita tidak memiliki peralatan yang dapat membuka rahasia, bagaimana batu itu dapat sensitif. Namun kita yakin (melalui ayat) tersebut bahwa ia memang sensitif, takut, dan melekat satu sama lain karena takut-nya kepada Allah.
Bila batu saja sensitif, gemetaran, dan melekat satu sama lain kerana takut kepada Allah, lalu bagaimana dengan manusia yang banyak diberikan oleh Allah kenikmatan yang besar, seperti akal, perasaan, dan hati sebagai tempat penitipan rahmat??

Keindahan adalah bahasa hati
Kenyataannya memang penampilan yang menarik itu dapat berpengaruh pada hubungan antarpribadi, bahkan hubungan secara umum. Memang, penampilan yang memukau dengan sentuhan sopan santun dan perasaan yang lembut merupakan faktor penggerak dalam memikat hati dan menyentuh perasaan. Kecantikan dan ketampanan seringkali berpengaruh besar dalam memperoleh kesempatan, sehingga menempatkan seseorang pada posisi yang strategi. (Walaupun terkadang melupakan kekurangan, bahkan tidak peduli terhadap semua kekurangan yang ada, yaitu bagi mereka yang hanya mengandalkan penampilan fisik belaka). Sebenarnya, yang dimaksud disini adalah kecantikan dan ketampanan alami yang memancarkan cahaya kebersihan dan kesucian.

Sentilan untuk saya pribadi...

Tukang Sapu dan Tukang Sampah
Ada seorang akh bertanya kepada saya tentang "kiat sukses memikat hati". Saya katakan, "Kita percaya bahwa manusia itu sama. Ini tercermin ketika kaum muslimin berada dalam masjid. Yang miskin duduk ber-dampingan dengan yang kaya, yang lemah berdam-pingan dengan yang kuat, tukang sapu dan tukang sampah sama seperti kebanyakan manusia lain dalam masjid. Tetapi sayang, hal ini tidak diaplikasikan di luar masjid. Apakah ketika Anda lewat di jalanan dan bertemu salah seorang tukang sapu, Anda mengucapkan salam padanya?". "Tidak," jawabnya. Saya katakan, "Itu kerana Anda tidak peduli kepada-nya. Sungguh, Rasul saw. telah melarang perbuatan demikian melalui sabdanya, 'Janganlah kalian menganggap remeh suatu kebaikan walau itu hanya sekedar bermuka ceria ketika bertemu saudaramu.' Bila Anda melakukan hal itu, lalu Anda ucapkan salam padanya, baik kenal maupun tidak, berarti Anda telah menghargai dinnya dan memberinya rasa optimis dalam menatap kehidupan, kerana sebelumnya ia merasa dari golongan terasing dalam masyarakat. Ia merasa tidak seorang pun yang mau memalingkan wajah ke arahnya, tidak seorang pun yang menghargainya atau sekedar mengajaknya berbicara dengan baik.
Bila Anda ucapkan salam kepadanya di suatu hari, maka ia akan menantimu lewat di jalan itu, hanya untuk mendapatkan salam darimu. Ketahuilah, telah banyak orang yang mengabaikan sesuatu yang selama ini la cari-cari dan dambakan."

Cinta karena Allah adalah pembuka hati

Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya agama ini kukuh, maka bimbinglah orang lain ke dalamnya dengan lembut. Sesungguhnya kuda yang terus menerus dicambuk, ia tak akan sampai pada tujuan dan ia sendiri akan mati."

Berdakwah adalah kewajiban setiap muslim dan muslimah.
Allah berfirman, "Serulah manusia) kejalan Rabbmu dengan hikmah dan mahu'izhah hasanah dan bantahlah mereka dengan bantahan yang lebih baik. Sesungguhnya Rabbmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk." (An-Nahl: 125)

Wallahu a’lam bishshawwab
SDC Jakarta, 9.40 pm

Jumat, 21 Januari 2011

muslimah farmasis sholehah dan berdaya guna

Segala puji bagi Allah, aku memuji-Nya, memohon pertolongan-Nya, dan memohon ampunan-Nya. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku, dan keburukan amal perbuatanku. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
Allah berfirman dalam QS. Ali Imran ayat 102:


“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kali kalian mati, melainkan dalam keadaan beragama Islam.”
Bila ditengok pada awal kejayaan Islam, figur-figur yang tampil memainkan peranan dalam panggung sejarah memang didominasi oleh kaum pria. Namun, pada masa itu kaum muslimah pun ikut memainkan peranan dalam segala aspek kehidupan. Mereka adalah wanita-wanita sholehah yang rela mengorbankan apa saja yang mereka miliki demi Islam. Mereka rela menanggung penderitaan berupa penganiayaan, siksaan bahkan kematian demi mempertahankan aqidahnya.
Untuk meneladani peranan mereka pada masa itu, perlulah kita melihat kembali bagaimana profil wanita-wanita muslimah pada zaman Rasulullah melalui penelusuran sejarah hidup istri Nabi, putri dan shahabiyah yang hidup di sekitar Rasulullah.
Setiap wanita yang memasuki kehidupan Rasulullah saw dan para shahabiyah yang dididik oleh Rasul adalah wanita yang lain daripada yang lain. Mereka adalah wanita muslimah yang bertaqwa, shalihah, melaksanakan ketentuan dan perintah Tuhannya, berusaha seoptimal mungkin mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat dunia akhirat, bersegera melakukan kebaikan dan berlomba-lomba mendapatkan amal shalih. Rela berkorban harta, ilmu, jiwa bahkan raga demi tegaknya keadilan dan kebenaran.
Khadijah binti Khuwailid
Khadijah adalah wanita pertama yang masuk Islam dan beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Istri mukminah yang besar cintanya inipun tampil memberikan segenap bantuan dan pertolongannya kepada Nabi, suami tercinta. Dengan setia dia menolong suami dalam menanggung beban yang amat berat akibat ejekan yang begitu kejam. Tidak ada kesedihan dan kegundahan oleh penolakan kaum terhadap dakwah Rasul, karena Khadijah selalu tampil, menguatkan dan memotivasi diri Nabi. Bahkan ketika kaum muslim menghadapi berbagai gangguan yang begitu berat, Khadijah tampil bagaikan gunung yang berdiri tegar. Hal ini karena ia memahami betul firman Allah,



“Alif laam miim. Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan begitu saja untuk mengatakan: ‘Kami beriman,’ sedang mereka tidak diuji?” (QS. Al-Ankabut 1-2)
Khadijah tetap tegar dan tidak putus asa. Setiap langkahnya selalu merfleksikan firman Allah,


“Kalian sungguh-sungguh akan diuji dalam harta dan jiwa kalian. Kalian juga benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kalian (Yahudi dan Nasrani) dan dari orang-orang musyrik, gangguan dan cercaan yang banyak. Jika kalian bersabar dan bertaqwa, sesungguhnya sikap kalian yang demikian itu memang termasuk hal yang patut diutamakan.” (QS. Ali Imran 186)
Aisyah binti Abu Bakar.
Aisyah adalah seorang wanita yang telah membuktikan kepada dunia sejak 14 abad yang lalu bahwa seorang wanita memungkinkan untuk lebih pandai daripada kaum laki-laki dalam bidang politik atau strategi perang.
Az-Zuhri berkata, “Seandainya ilmu semua wanita disatukan, lalu dibandingkan dengan ilmu aisyah, tentulah ilmu aisyah lebih utama daripada ilmu mereka.”
Selain itu, aisyah adalah seorang istri yang paling berjiwa mulia, dermawan, dan sabar dalam mengarungi kehidupan bersama Rasulullah yang serba kekurangan.
Fathimah Az-Zahra binti Muhammad
Dengan didikan langsung Rasulullah, Fathimah tumbuh menjadi seorang wanita yang selalu menjaga kehormatan dan kesucian dirinya, menyenangi kebaikan,dan berakhlak mulia.
Asma binti Abu Bakar
Asma adalah seorang wanita pemberani dan tidak takut celaan orang-orang yang mencela selama ia berada di jalan yang benar. Ia bahkan pernah ikut dalam perang yarmuk, serta pernah juga merasakan penyiksaan dari musuh Allah, Abu Jahal, hingga menerima pukulan Abu jahal yang memerahkan pipinya karena tidak bersedia menunjukkan tempat persembunyian ayahnya.
Mereka adalah wanita-wanita sholehah yang tidak hanya berjuang dijalan Allah, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Namun, tidak mudah untuk menjadi wanita sholehah seperti mereka, butuh kerja keras dan kesabaran dalam belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Selain itu, para iblis dan musuh Islam telah mengetahui sepak terjang dan peran penting wanita muslimah dalam membangun masyarakat muslim. Para musuh Islam telah menemukan jalan terbaik untuk menghancurkan Islam, yaitu dengan menghancurkan aqidah wanita muslimah. Cara ini dibalut dengan berbagai istilah menipu seperti emansipasi, modernisasi ataupun banyak slogan lain yang menyesatkan.
Salah seorang pemimpin dari negeri Imprealis mengatakan, “Minuman keras dan kecantikan wanita lebih mampu menghancurkan umat Muhammad daripada seribu senjata.”
Ataupun perkataan seorang pembesar misionaris yang mengatakan, “Kita harus berusaha menghancurkan wanita muslimah, kapan saja kita bisa berhadapan dengan mereka. Hiasilah perilakunya dengan segala sesuatu yang haram. Saat itulah kita bisa menghancurkan agama mereka.”
Wanita diibaratkan seperti senjata yang bermata dua. Apabila mereka baik dan menunaikan fungsi dasar sesuai dengan garis besar yang telah ditetapkan kepadanya, niscaya akan terbangun masyarakat Islam yang berakhlak mulia. Akan tetapi, apabila wanita menyimpang dari fungsi dasar yang telah digariskan Islam kepadanya, berjalan pada jalur kesesatan, dan jauh dari jalan kebaikan, saat itulah wanita menjadi senjata yang dapat merusak dan menghancurkan masyarakat.
Oleh karena itu Rasulullah saw telah mengingatkan umatnya tentang bahaya wanita yang menyimpan dari kodratnya. Hal ini dikarenakan modernisasi dan globalisasi, sehingga wanita muslimah era modern menganggap hal-hal yang mereka lakukan adalah benar padahal hal-hal tersebut tidak sesuai dengan syariat Islam.
Berpakaian tapi telanjang
Dari Ummu Salamah r.a: Pada suatu malam, Rasulullah saw bangun tidur lalu berkata, “Tiada Tuhan selain Allah. Fitnah apa yang diturunkan pada malam ini? Pusaka apa yang diturunkan pada malam ini? Siapakah orang yang telah membangunkan para penghuni kamar? Berapa banyak perempuan berpakaian di dunia tetapi telanjang kelak di akhirat?” (HR. Bukhari)
Dari Abu Hurairah r.a: Rasulullah bersabda, “Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum pernah kulihat. Pertama, sekelompok orang yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang digunakan untuk menyiksa orang lain. Kedua, perempuan yang berpakaian tapi sebenarnya mereka telanjang. Kepala mereka seperti punuk unta dan berlenggak-lenggok. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya, padahal wangi surge bisa tercium dari jarak perjalanan sekian…” (HR. Muslim)
Hadits diatas menjelaskan bahwa ada sekelompok perempuan yang memiliki sifat-sifat nista, memperlihatkan aurat, tidak menjaga kesucian diri, menghembuskan fitnah kepada orang-orang beriman, memikat hati orang-orang yang lemah iman, dan membangkitkan syahwat dengan cara yang tidak benar. Mereka kelak akan mendapatkan murka Allah dan laknat seluruh penghuni bumi.
Bagaimana perempuan berhias
Dari Anas bin Malik r.a: Rasulullah saw melaknat kaum laki-laki yang suka berdandan menyerupai perempuan dan kaum perempuan yang suka menyerupai laki-laki. Nabi saw bersabda, “Keluarkanlah mereka dari rumah kalian.!” Kemudian, beliau mengeluarkan si Fulan dan ‘Umar mengeluarkan si Fulan. (HR. Ahmad)
Pada dasarnya, perempuan terikat dengan fitrah atau karakter penciptaannya. Karena itu, hanya dengan alasan untuk mempercantik diri dan mengenakan perhiasan, maka perempuan tidak sepantasnya berdandan menyerupai laki-laki. Perempuan juga tidak semestinya berdandan melampaui batas dengan mengubah penampilan asli, seperti menyambung rambut ataupun meluruskan rambut.
Dari Imran bin Al-Hushain: Rasulullah saw bersabda, “Ketahuilah, parfum bagi laki-laki adalah yang tidak berwarna tetapi wanginya kuat,. Ketahuilah, parfum bagi perempuan adalah yang berwarna tetapi wanginya lembut.” (HR Abu Dawud)
Interaksi perempuan dengan laki-laki
Dari Uqbah bin ‘Amr r.a: Rasulullah saw bersabda, “Waspadalah, jangan menemui kaum perempuan.” Seorang laki-laki anshar bertanya, “walaupun ia saudara ipar?” Nabi menjawab, “menemuinya seperti menemui kematian.” (HR. Ahmad, Bukhari, Tirmidzi)
Islam memberikan perhatian yang begitu besar dalam memuliakan kaum perempuan dan menjaga kaum perempuan dari gossip yang menyesatkan. Islam juga melarang perempuan berduaan dengan laki-laki yang bukan muhrim karena bisa menjerumuskan pada perbuatan haram.
Dengan sedikitnya jumlah kaum laki-laki di dunia yang mencapai perbandingan 1:3 terhadap wanita, bukan berarti hilangnya peran laki-laki dari perjuangan jihad fii sabilillaah, namun bukan berarti juga mendominasinya peran kaum wanita. Wanita dapat memegang peranan penting dalam dakwah Islam dengan tetap berkiprah sesuai dengan kapasitas dan fitrahnya. Dan dengan terobatinya krisis figure teladan di era modern ini, akan lahir muslimah-muslimah dengan akhlak dan aqidah yang baik, yang dapat menjadi pembangun peradaban masyarakat Islam dan kembalinya kejayaan Islam, di kampus Farmasi khususnya.

Al-Istanbuli Mahmud Mahdi, Musthafa Abu Nashr Asy-Syilbi. 2003. Wanita Teladan Istri-istri, Putri-putri, dan shahabat wanita Rasulullah. Bandung. Irsyad Baitus Salam
Al-Syaikh Badwi Mahmud. 2009. 100 Pesan Nabi untuk Wanita. Bandung. PT Mizan Pustaka
www.google.com

cinta kita beda

aku bertanya kepadamu, dimana kebaikan zina, kalau mendekatinya saja merupakan keharaman?

"dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adl suatu perbuatan yg keji dan suatu jalan yg buruk" (Qs. al isra:32)

aku bertanya kepadamu. Dimanakah kebaikan zina kalau Allah swt sudah menggandengkan zina dgn syirik dan membunuh jiwa?

"dan org2 yg tidak menyembah Tuhan lain beserta Allah dan tdk membunuh jiwa yg diharamkan Allah (membunuhnya) kcuali dgn alasan yg benar, dan tdk berzina, barangsiapa yg melakukan yg demikian itu, niscaya dia mndapat (pembalasan) dosa (nya), yakni akan dilipatgandakan azab untuknya pd hari kiamat dan dia akan kekal dlm azab itu, dlm keadaan terhina kcuali org2 yg beriman." (Qs. al furqan 68-70)

aku bertanya kepadamu. Dimana kehalalan pacaran, kalau yg ada justru larangan utk mengumbar pandangan?

"pandangan itu adl panah beracun dr panah2 iblis. Maka barangsiapa yg memalingkan pandangannya dr kecantikan seorang wanita ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan dihatinya kelezatan sampai hari kiamat." (Hr. ahmad)

"palingkanlah pandangan kalian dan jagalah kemaluan kalian." (Hr. Thabrani)

aku bertanya kepadamu. Dimana letak kehalalan pacaran, yg hadir di pikiranmu sesuatu yg diharamkan oleh Allah, yg hanya jd angan-angan tanpa makna?

"laksana fatamorgana ditanah yg datar, yg disangka air oleh org2 yg dahaga, tetapi bila didatanginya air itu, dia tdk mendapatkannya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal shalih dgn cukup dan Allah adl sangat cepat perhitunganNYA. (Qs. an nur 39)

aku bertanya kepadamu, seberapa tinggi kemuliaan derajatmu, sedangkan ucapanmu menjadi kezaliman di muka bumi?

"semua ucapan anak adam (manusia) itu akan berdampak negatif kepadanya, tidak akan berdampak positif, kecuali ucapan amar ma'ruf atau nahi mungkar atau dzikir kpd Allah." (Hr. Tirmidzi)

aku bertanya kepadamu, dimana kehalalan pacaran, sedang perbuatanmu justru menjauhkannya dari cinta Allah dan Rasul Nya?

"sungguh ditusukkannya kepala seseorang dr kalian dgn jarum dari besi lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yg tdk halal baginya." (Hr. Thabrani)

aku bertanya kepadamu, seberapa tinggi derajatmu dibanding Rasulullah, sehingga kamu sudah tidak punya rasa malu utk berbuat sesukamu?

"sesungguhnya diantara yg bisa dipetik oleh manusia dr perkataan kenabian yg terdahulu ialah jika engkau tdk malu maka berbuatlah sekehendakmu." (Hr. Bukhari)

dan aku bertanya kepadamu "seberapa siap engkau mempertanggungjawabkan perbuatanmu kelak dihadapan Allah?

Bukankah engkau tahu?
"barangsiapa yg berbuat kebaikan walau seberat biji sawi, maka dia akan mendapatkan balasannya. Dan barangsiapa yg berbuat keburukan walau seberat biji sawi, maka dia akan mendapatkan balasannya pula." (Qs. Al zalzalah 7-8)



sumber: kutipan isi buku cinta kita beda

-Muhammad Nazhif Masykur

-Evi Ni'matuzzakiyah...



Bukalah hatimu, hatiku menyampaikan....

Bagaimana agar doa cepat dikabulkan??

Akhi Ukhti fillah, pastilah kita semua pernah memanjatkan doa. Apa yang bisa didapatkan seorang muslim muslimah tanpa doa? Doa adalah senjata utama orang mukmin dalam segala kondisi dan keadaan. Sebagaimana Allah berfirman,

” Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al-Mukmin: 60)

Namun terkadang doa yang kita panjatkan tidak terkabul. Tahukan akhi ukhti sekalian mengapa doa bisa tidak terkabul? Apa apakah saja yang menyebabkan doa tidak terkabul?

1. Mengkonsumsi barang yang haram
Sebenarnya, doa tidak dikabulkan Allah bukan karena Allah tidak sudi, namun keampuhan doa lenyap karena adanya penghalang. Penghalang itu berupa makan, minum, dan memakai sesuatu dari yang haram.

2. Tergesa gesa ingin menuai hasil doa, lalu meninggalkannya
Betapa banyak diantara kita tatkala diingatkan untuk berdoa lalu menjawab, “aku sudah banyak berdoa, toh tidak dikabulkan juga”.

Seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda,

“Akan dikabulkan salah seorang dari kalian selama berdoa untuk sesuatu yang mengandung dosa atau memutus silaturahmi, selagi ia tidak tergesa-gesa. Lalu dikatakan, “Wahai Rasulullah, apa maksud dari tergesa-gesa itu? Beliau Bersabda, “Yakni dengan mengatakan, ‘aku telah berdoa namun (Allah) tidak juga mengabulkan untukku. “Lalu dia merasa sia-sia berdoa dan meninggalkannya.” (HR. Muslim)

3. Meninggalkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Masih kita rasakan, bencana demi bencana mendera negeri ini. Belum adakah orang shalih di antara kita yang berdoa? Mungkin sudah. Tapi ketika kemungkaran dibiarkan merajalela, dosa dan maksiat dianggap biasa, maka bencana akan menimpa.
Rasulullah SAW. Bersabda,

“ Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian benar-benar mengajak yang ma’ruf dan mencegah yang munkar, atau kalu tidak, niscaya hamper-hampir Allah akan menimpakan bencana kepada kalian, lalu kalian berdoa kepada-Nya, tetapi doa kalian tidak dikabulkan.” (HR. Tirmidzi)

4. Salah cara
Agar doa bisa diterima Allah, harus ikhlas dan benar caranya. Kesalahan dalam berdoa misalnya adalah melampaui batas dalam berdoa. Allah berfirman,

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang melampaui batas.”
( QS. al-A’raf: 55)

Kesalahan lainnya adalah mengkhususkan tempat untuk berdoa yang tidak dikhususkan oleh syariat. Seperti mengistimewakan kuburan daripada masjid ataupun rumah.

5. Syirik kepada Allah
Syirik dalam berdoa adalah kesalahan yang paling fatal pada orang yang berdoa. Yakni seseorang yang berdoa kepada Allah, namun disaat yang lain ia berdoa kepada sesembahan selain Allah. Allah berfirman,

“Dan sesungguhnya masjid masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah (berdoa kepada Allah) sesuatupun di dalamnya di samping (berdoa kepada) Allah.”
(QS. al-Jin: 18)