Sabtu, 21 Januari 2017

Farmakoterapi Epilepsi

I. Definisi Epilepsi

Epilepsi : Gangguan kronik di sistem saraf otak yang ditandai dengan kejang berulang

Dibagi menjadi 3:
Primary Generalized seizures dimana melibatkan seluruh cortex cerebral.
Partial Seizures yang melibatkan area otak yang telokalisir
Status Epilepticus (SE) dimana terjadi serangan terus menerus selama lebih dari 5 menit.

II. Etiologi

Terdiri dari 2:
Idiopathic yaitu penyebab belum diketahui

Simptomatik: Cedera struktural, infeksi atau tumor SSP, cacat genetik, abnormalitas metabolik, obat

III. Patofisiologi

Disebabkan karena gangguan elektrik secara tiba-tiba di korteks serebral, dengan mekanisme:
-berlebihnya neurotransmitter excitatory
-kegagalan neurotransmitter inhibitory
-kombinasi

IV. Pengobatan
-gol. Hidantoin: phenytoin (Kutoin, Dilantin)
-gol. Barbiturat: phenobarbital
-gol. Deoksibarbiturat: pirimidon
-gol. Minostilben: karbamazepin (Tegretol)
-gol. Suksimid:
-gol. Benzodiazepin: klonazepam (Riklona)
-asam valproat: Depakote tab, Depakote syr, Ikalep syr
-golongan lain: gabapentin(Alpentin), lamotrigin (Lamictal), levetiracetam (Keppra), pregabalin (Lyrica).

Kunjungi: Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (www.rspon.co.id)

0 komentar:

Posting Komentar